CONTOH ALGORITMAH DAN CARA KERJANYA

Cara Kerja Algoritma

Komputer hanyalah salah satu pemroses. Agar dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus ditulis dalam notasi bahasa pemrograman sehingga dinamakan program. Jadi program adalah perwujudan atau implementasi teknis algoritma yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat dilaksanakan oleh komputer. Kata “algoritma” dan “program” seringkali dipertukarkan dalam penggunaannya.

Misalnya ada orang yang berkata seperti ini: “program pengurutan data menggunakan algoritma selection sort”. Atau pertanyaan seperti ini: “bagaimana algoritma dan program menggambarkan grafik tersebut?”. Jika Anda sudah memahami pengertian algoritma yang sudah disebutkan sebelum ini, Anda dapat membedakan arti kata algoritma dan program. Algoritma adalah langkah-langkah menyelesaikan masalah, sedangkan program adalah realisasi algoritma dalam bahasa pemrograman.

Program ditulis dalam salah satu bahasa pemrograman dan kegiatan membuat program disebut pemrograman (programming). Orang yang menulis program disebut pemrogram (programmer). Tiap-tiap langkah di dalam program disebut pernyataan atau instruksi. Jadi, program tersusun atas sederetan instruksi. Bila suatu instruksi dilaksanakan, maka operasi-operasi yang bersesuaian dengan instruksi tersebut dikerjakan komputer. Secara garis besar komputer tersusun atas empat komponen utama yaitu, piranti masukan, piranti keluaran, unit pemroses utama, dan memori.

Unit pemroses utama (Central Processing Unit – CPU) adalah “otak” komputer, yang berfungsi mengerjakan operasi-operasi dasar seperti operasi perbandingan, operasi perhitungan, operasi membaca, dan operasi menulis. Memori adalah komponen yang berfungsi menyimpan atau mengingat ingat. Yang disimpan di dalam memori adalah program (berisi operasi-operasi yang akan dikerjakan oleh CPU) dan data atau informasi (sesuatu yang diolah oleh operasi-operasi).

Piranti masukan dan keluaran (I/O devices) adalah alat yang memasukkan data atau program ke dalam memori, dan alat yang digunakan komputer untuk mengkomunikasikan hasil-hasil aktivitasnya. Contoh piranti masukan antara lain, papan kunci (keyboard), pemindai (scanner), dan cakram (disk). Contoh piranti keluaran adalah, layar peraga (monitor), pencetak (printer), dan cakram. Mekanisme kerja keempat komponen di atas dapat dijelaskan sebagai berikut.

Mula-mula program dimasukkan ke dalam memori komputer. Ketika program dilaksanakan (execute), setiap instruksi yang telah tersimpan di dalam memori dikirim ke CPU. CPU mengerjakan operasi operasi yang bersesuaian dengan instruksi tersebut. Bila suatu operasi memerlukan data, data dibaca dari piranti masukan, disimpan di dalam memori lalu dikirim ke CPU untuk operasi yang memerlukannya tadi. Bila proses menghasilkan keluaran atau informasi, keluaran disimpan ke dalam memori, lalu memori menuliskan keluaran tadi ke piranti keluaran (misalnya dengan menampilkannya di layar monitor).

Contoh Algoritma

Algoritma merupakan suatu alur yang sistematis untuk memecahkan masalah, dengan salah satu bentuk penyajiannya menggunakan flowchart atau diagram. Algoritma ini, juga tidak hanya diterapkan pada pemrograman saja, akan tetapi di kehidupan sehari-hari pun secara sadar Anda menggunakan algoritma.

Contoh sederhana adalah ketika hendak memasak mie rebus, ada langkah-langkah yang harus Anda lakukan terlebih dahulu. Serta langkah itulah yang disebut dengan algoritma sederhana. Sebagai contoh lain, misalnya ada banyak permasalahan matematika yang mudah jika diselesaikan secara tertulis, tetapi akan menjadi cukup sulit jika kita terjemahkan ke dalam pemrograman. Dalam hal ini, algoritma dan logika pemrograman akan sangat penting dalam pemecahan masalah.

Algoritma untuk menghitung nilai y dari persamaan y = 3x + 8
Maka, Algoritmanya adalah:

  • Mulai
  • Tentukan nilai x
  • Hitung nilai y = 3x + 8
  • Cetak nilai x dan y
  • Selesai

Walaupun Algoritma bisa dibilang sebagai jantung, terutama jika terkait dalam ilmu komputer ataupun informatika (baca pengertian Informatika disini), tetapi jangan sampai beranggapan bahwa algoritma selalu identik dengan ilmu komputer saja.

Kesimpulan dan Penutup

Sesuai dengan penjelasan diatas bahwa algoritma adalah prosedur untuk menyelesaikan suatu masalah, baik itu dalam ilmu matematika, ilmu komputer, bahkan masalah kehidupan manusia sehari-hari. Algoritma mencakup perhitungan, penalaran, dan pemrosesan data yang dapat disajikan dalam bahasa alami, kode, diagram alur (flowchart), dan lain-lain. Serta dari contoh algoritma di atas kita dapat memahami bahwa suatu algoritma dapat diekspresikan dan dianalisis melalui diagram alur (flowchart).

Sebenarnya algoritma ini tidak hanya ada satu jenis melainkan terdapat tiga jenis algoritma. Tiga jenis algoritma tersebut yang pertama adalah sequence (urutan) adalah jenis algoritma ini ditandai dengan serangkaian langkah, dan setiap langkah akan dieksekusi satu demi satu. Kedua adalah percabangan, jenis algoritma ini diwakili oleh masalah “jika-maka”. Jika suatu kondisi benar, output akan menjadi A, jika kondisinya salah, output akan menjadi B.

Jenis algoritma ini juga dikenal sebagai “tipe seleksi”. Ketiga adalah loop, untuk tipe ini, proses mungkin berulang kali dieksekusi dalam kondisi tertentu. Ini diwakili oleh masalah “sementara” dan “untuk”. Namun pastikan prosesnya akan berakhir setelah sejumlah loop dalam kondisi tersebut. Tipe algoritma ini juga dikenal sebagai “tipe pengulangan”.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like