Pembuatan Aplikasi sederhana Dengan PHP dan MySQL

1.  Pengenalan PHP dan MySQL

PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang merupakan bahasa pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. PHP adalah bahasa pemrograman server side. Sehingga dia memerlukan sebuah web server contohnya apache yang sudah ada didalam software XAMPP untuk menjalankan scriptnya. Catatan : untuk lebih lanjutnya teman-teman bisa baca materi tentang pengenalan PHP

2.  Software Belajar PHP

Adapun software yang biasa digunakan dalam belajar ataupun pengembangan web PHP adalah software XAMPP. Didalam software tersebut sudah terdapat beberapa komponen software pendukung yaitu :

  • Apache untuk webserver yang digunakan untuk menjalankan PHP
  • MySQL untuk DMBS(Database Management System) yang digunakan untuk
    menyimpan content atau isi web didalam sebuah database.
  • PhpMyadmin aplikasi MySQL berbasi web yang digunakan untuk merancang
    dan membuat database dan table-table nya.
  • Notepad++ yang digunakan sebagai text editor.

3.  Langkah untuk memulai belajar PHP

Dalam memulai belajar PHP ada tahapan yang biasa dilakukan. Walaupun tidak baku harus seperti ini. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Jalankan software XAMPP dan klik tombol start untuk apache dan mysql

XAMPP

Buka web browser misalnya mozila dan ketik http://localhost/ untuk mengetes

XAMPP

4.Langkah pembuatan database di PhpMyadmin

Pada langkah ini kita akan menjelaskan tentang fungsi dan cara pemakaian aplikasi web PhpMyadmin.
Adapun yang akan dibahas dalam PhpMyadmin (http://localhost/phpmyadmin) adalah :

1) Fungsi menu Browse untuk menampilkan data
2) Fungsi menu Structure untuk melihat struktur tabel
3) Fungsi menu Insert untuk memasukan data ke tabel
4) Fungsi menu Export untuk mengeluarkan query dari database atau tabel
5) Fungsi menu Import untuk memasukan query dari database atau tabel
6) Fungsi menu Empty untuk mengosongkan isi data di tabel
7) Fungsi menu Drop untuk menghapus table tertentu

8) Pembuatan Database

Setelah mengetik nama databasenya (db_cc), klik tombol create

9) Pembuatan Tabel

Setelah database terbentuk, kita akan membuat table nya dengan nama table biodata dan banyaknya field adalah 4 yaitu (id, nama, alamat, usia). Setelah itu klik tombol go yang berada di sebelah paling kanan.

Setelah itu masukan nama field nya dengan menyesuaikan type data dan panjang data (length). Untuk field id ditambah dengan index=PRIMARY dan AI(Auto Increment) setelah semua diisi, klik tombol Save

5. Langkah pembuatan modul program

Setelah database dibuat, kita akan membuat file phpnya yang berisi script PHP. Nantinya script tersebut disimpan di folder C:\xampp\htdocs\koneksi dan disimpan dengan ekstensi (*.php). adapun file-file yang akan kita buat adalah sebagai berikut :
1) koneksi.php = digunakan untuk koneksi PHP ke database
2) form.php = berisi form yang digunakan untuk menginput data.
3) proses.php = digunakan untuk proses menyimpan data ke database
4) tabel.php = digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk tabel
5) delete.php = digunakan untuk menghapus data didatabase
6) update.php = digunakan untuk mengubah data yang diinginkan
7) simpan.php = digunakan untuk menyimpan kembali data hasil perubahan

Adapun syntax dari masing-masing file adalah sebagai berikut :

Koneksi.php

<?php
$host=”localhost”;
$user=”root”;
$password=””;
$database=”db_cc”;
$koneksi=mysql_connect($host,$user,$password);
mysql_select_db($database,$koneksi);
//cek koneksi
if($koneksi){
//echo “berhasil koneksi”;
}else{
echo “gagal koneksi”;
}
?>

Form.php

<html>
<head><title>Form</html></head>
<body>
<form action=”proses.php” method=”post”>
<table>
<tr>
<td>Nama</td>
<td><input type=”text” name=”nama” size=”20″></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td><textarea cols=”20″ rows=”5″ name=”alamat”></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td>Usia</td>
<td><input type=”text” name=”usia” size=”20″></td>
</tr>
<tr>
<td><input type=”submit” name=”proses” value=”Proses”></td>
<td><input type=”reset” value=”Batal”></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>

Proses.php

<?php
include “koneksi.php”;
$nama=$_POST[‘nama’];
$alamat=$_POST[‘alamat’];
$usia=$_POST[‘usia’];
$query=mysql_query(“insert into biodata(nama, alamat, usia) value(‘$nama’,’$alamat’,’$usia’)”);
if($query){
echo “Berhasil input data ke database “;
?><a href=”tabel.php”>Lihatta di Tabel</a><?php
}else{
echo “Gagal input data”;
echo mysql_error();
}
?>

Tabel.php

<?php
include “koneksi.php”;
$query=mysql_query(“select * from biodata”);
$jumlah=mysql_num_rows($query);
echo “Jumlah data ada : “.$jumlah;
?>
<table border=”1″>
<tr>
<th>Nomor</th><th>Nama</th>
<th>Alamat</th><th>Usia</th>
<th>Aksi</th>
</tr>
<?php
while($row=mysql_fetch_array($query)){
?>
<tr>
<td><?php echo $c=$c+1;?></td>
<td><?php echo $row[‘nama’];?></td>
<td><?php echo $row[‘alamat’];?></td>
<td><?php echo $row[‘usia’];?></td>
<td>
<a href=”delete.php?id=<?php echo $row[‘id’]; ?>” onclick=”return confirm(‘Apakah anda
yakin?’)”>Delete</a>
<a href=”update.php?id=<?php echo $row[‘id’]; ?>”>Update</a>
</td>
<?php
}
?>
</table><br />
<a href=”form.php”>Input data form</a>

Delete.php

<?php
include “koneksi.php”;
$id=$_GET[‘id’];
$query=mysql_query(“delete from biodata where id=’$id’”);
if($query){
?><script language=”javascript”>document.location.href=”tabel.php”;</script><?php
}else{
echo “gagal hapus data”;
}
?>

Update.php

<?php
include “koneksi.php”;
$id=$_GET[‘id’];
$query=mysql_query(“select * from biodata where id=’$id’”);
?>
<form action=”simpan.php” method=”post”>
<table border=”1″>
<?php
while($row=mysql_fetch_array($query)){
?>
<input type=”hidden” name=”id” value=”<?php echo $id;?>”/>
<tr>
<td>Nama</td><td><input type=”text” name=”nama” value=”<?php echo $row[‘nama’];?>” /></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td><textarea cols=”20″ rows=”5″ name=”alamat”><?php echo $row[‘alamat’];?></textarea></td>
</tr>
<tr><td>Usia</td><td><input type=”text” name=”usia” value=”<?php echo $row[‘usia’];?>” /></td>
</tr>
<tr><td><input type=”submit” value=”Simpan” name=”simpan” /></td>
</tr>
<?php
}
?>
</table>
</form>

Simpan.php

<?php
include “koneksi.php”;
$id=$_POST[‘id’];
$nama=$_POST[‘nama’];
$alamat=$_POST[‘alamat’];
$usia=$_POST[‘usia’];
$query=mysql_query(“update biodata set nama=’$nama’, alamat=’$alamat’, usia=’$usia’ where id=’$id’”);
if($query){
echo “Berhasil update data ke database “;
?><a href=”tabel.php”>Lihatta di Tabel</a><?php
}else{
echo “Gagal update data”;
echo mysql_error();
}
?>

Jika semua script sudah selesai di ketik dan disimpan didalam folder htdocs/koneksi. Maka untuk menjalankan programnya ketik http://localhost/koneksi/form.php

tampilan halaman form.php

tampilan halaman table.php

tampilan halaman update.php Sementara segitu dulu nanti kita akan belajar lebih lanjut lagi PDKT Lebih jauh Dengan PHP

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like